Fenomena "Asal Submit" yang Bikin Publikasi Ilmiah Makin Lama Terbit

Senin, 07 September 2026 16:49 WIB
img-alt

Tekanan untuk segera memiliki publikasi membuat sebagian akademisi memilih jalan yang dianggap paling praktis,  tanpa banyak mempertimbangkan apakah jurnal tersebut benar-benar sesuai dengan naskah yang dimiliki.

Sekilas, cara ini memang terasa lebih cepat. Yang penting manuscript sudah dikirim dan proses publikasi berjalan. Namun, ketika jurnal ternyata tidak sesuai dengan scope atau standar naskah, penolakan bisa membuat proses kembali ke titik awal.

Kebiasaan asal submit juga bisa muncul karena penulis terlalu fokus pada target "secepatnya terbit", bukan pada jurnal mana yang paling sesuai untuk manuscript tersebut.

Padahal, setiap jurnal memiliki scope, standar, dan karakteristik yang berbeda. Perubahan kebijakan publikasi seperti SINTA 2026 juga membuat penulis perlu lebih cermat dalam mengevaluasi pilihan jurnal yang akan dituju.

Daripada terus mencoba satu jurnal ke jurnal lainnya, menentukan beberapa kandidat sejak awal bisa menjadi langkah yang lebih efisien. Penulis dapat membandingkan jurnal berdasarkan kesesuaian scope, kualitas manuscript, indeksasi, hingga kebutuhan publikasinya.

Saatnya Berhenti Asal Submit dan Mulai Menentukan Target

Kebutuhan untuk memilih jurnal dengan lebih terarah inilah yang dibahas dalam Premium Webinar "Susun Shortlist Jurnal & Tentukan Target Publikasi yang Tepat".

Diselenggarakan secara online pada Rabu, 16 September 2026, webinar ini mengajak peserta memahami cara menyusun shortlist jurnal dan menentukan prioritas target berdasarkan manuscript yang dimiliki.

Tidak hanya teori, peserta juga akan mengikuti live practice untuk menganalisis manuscript dan mencari kandidat jurnal yang sesuai. Materi juga membahas perbedaan jalur publikasi SINTA dan Scopus agar peserta dapat mempertimbangkan pilihan yang lebih sesuai dengan tujuan publikasinya.

Webinar ini cocok untuk dosen, mahasiswa pascasarjana, peneliti, maupun penulis manuscript yang selama ini masih berpindah-pindah jurnal karena belum menemukan target yang tepat.

Kalau publikasi tidak ingin terus berputar dari satu jurnal ke jurnal lain. Yuk, mulai tentukan target sejak awal dan susun strategi publikasi yang lebih terarah. Daftarkan dirimu melalui detikevent!