AI Bukan Solusi Instan Riset, Tapi Bisa Jadi Senjata Kalau Dipakai Benar

Rabu, 01 Juli 2026 14:04 WIB
img-alt

Belakangan ini, hampir semua mahasiswa punya satu kebiasaan baru, buka ChatGPT setiap kali mentok mengerjakan skripsi. Tapi ironisnya, banyak yang justru makin pusing setelah pakai AI, bukan makin terbantu.

Kenapa bisa begitu? Karena kebanyakan orang memakai AI dengan cara yang salah. Asal copy paste pertanyaan, asal percaya jawabannya, tanpa tahu cara verifikasi atau cara menyusun prompt yang tepat. Hasilnya, AI memberi jawaban yang terdengar meyakinkan tapi ternyata keliru, atau dikenal dengan istilah hallucination.

Padahal, kalau dipakai dengan cara yang tepat, AI bisa jadi alat bantu yang benar benar mengubah cara kerja riset. Bukan menggantikan proses berpikir, tapi mempercepat bagian yang selama ini paling memakan waktu, seperti mencari referensi yang relevan, memetakan topik mana yang sudah banyak diteliti dan mana yang masih jadi celah, sampai meringkas jurnal panjang jadi poin poin penting dalam hitungan menit.

Di sinilah pentingnya belajar dari sumber yang tepat. Webinar Selesaikan Riset Lebih Cepat dengan AI hadir untuk menjembatani gap ini, dari memahami batas aman pemakaian AI, teknik prompting yang menghasilkan output akurat, sampai praktik langsung pakai tools seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, Research Rabbit, dan NotebookLM bareng praktisi yang memang paham dunia akademik.

Kalau kamu capek riset jalan di tempat tapi juga ragu asal pakai AI, sesi ini bisa jadi titik tengah yang kamu cari.

Kelas akan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, pukul 19.00 hingga 21.30 WIB, online melalui Zoom. Harga early bird Rp45.000 berlaku untuk pendaftaran sebelum 28 Juli 2026 pukul 23.30 WIB. Daftar sekarang di detikevent.